अगला

Subham: Ketika Candu Sinetron Jadul Mengaktifkan Kutukan Roh Supranatural di Andhra Pradesh

3 विचारों· 10/15/26
Bukan_LK21
Bukan_LK21
ग्राहकों
0

Panggung sinema Telugu kembali dihebohkan oleh sebuah eksperimen horor komedi satiris yang luar biasa unik melalui durasi sepanjang seratus dua puluh lima menit. Alur cerita film garapan sutradara Praveen Kandregula ini mengambil latar waktu pada era awal tahun dua ribuan di sebuah kota pesisir kecil bernama Bheemili. Skenario rumah tangga tiga pria operator kabel lokal seketika berubah menjadi mimpi buruk supranatural yang mematikan setelah para istri mereka mengalami gejala aneh. Setiap jam sembilan malam tiba, para wanita tersebut mendadak bertingkah laku ekstrem seperti dirasuki oleh roh leluhur kuno akibat terlalu terobsesi menonton sebuah tayangan sinetron melodrama televisi yang sama, memaksa para suami memutar otak demi membuat akhir cerita tandingan untuk memutus kutukan.

Keunggulan paling mencolok dari mahakarya perdana produksi aktris Samantha Ruth Prabhu ini bertumpu pada keberanian naskahnya dalam membungkus kritik kesetaraan gender lewat humor absurd yang segar. Penonton disuguhkan kolaborasi akting alami yang sangat menghibur dari Harshith Reddy dan Shriya Kontham sebagai pasangan utama yang memancarkan energi komedi situasi yang padat. Sutradara sangat cerdik memanfaatkan aransemen musik latar dari Vivek Sagar untuk membangun ketebalan atmosfer paranoia domestik tanpa ketergantungan pada jumpscare murah. Kehadiran cameo kejutan dari Samantha sendiri sebagai Maya Matasri juga berhasil memberikan pasokan energi mistis yang memukau pandangan mata pemirsa di layar kaca.

Bagi para penggemar setia tontonan indies horor jenaka yang menyukai formula pelarian taktis penuh muatan sosiologis yang cerdas, proyek bioskop yang kini tayang di Hotstar ini merupakan pilihan hiburan akhir pekan yang sangat pas. Hasil akhir dari sirkus dilema batin para suami di Bheemili seolah menjadi pengingat yang sangat puitis bagi peradaban modern bahwa dominasi patriarki egois sering kali menjadi akar dari renggangnya hubungan cinta asmara dalam rumah tangga. Praveen Kandregula berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai sineas kreatif yang peka dalam meramu duka keseharian menjadi sebuah surat cinta visual yang hangat mengenai pentingnya saling mendengarkan isi hati belahan jiwa kita.

Rating Akhir: 3.8 dari 5 bintang ⭐⭐⭐⭐⭐

और दिखाओ

 0 टिप्पणियाँ sort   इसके अनुसार क्रमबद्ध करें





अगला