Mga Pelikula
Sub Kategorya
Cheekati Lo menceritakan kisah Sandhya, seorang jurnalis berita kriminal yang merasa jenuh dengan tekanan ruang redaksi konvensional. Ia memutuskan keluar untuk membangun suara mandiri lewat siniar atau podcast bertema kriminal nyata. Jalur karier barunya mendadak berubah menjadi teror berdarah ketika sahabat karibnya ditemukan tewas secara misterius dalam sebuah skenario pembunuhan berencana. Investigasi independen yang awalnya didorong oleh rasa penasaran profesi berubah menjadi pencarian keadilan yang sangat personal. Sandhya harus menelusuri labirin pembunuhan berantai yang rumit sekaligus menghadapi trauma masa lalunya sendiri demi menjadi perwakilan suara bagi para korban yang dibungkam.
Film ini bertindak sebagai cermin bagi masyarakat dengan berani membongkar borok kekuasaan pria serta budaya patriarki yang langgeng melindungi pelaku kekerasan. Performa akting memukau dari aktris utama Sobhita Dhulipala tampil sangat dominan dan solid dalam memerankan sosok Sandhya yang gigih sekaligus rapuh. Pendekatan cerita yang dibangun dengan gaya investigasi siniar lambat juga memberikan nuansa segar dan intim yang berhasil menahan perhatian penonton pada momen-momen emosional berskala kecil.
Cheekati Lo berhasil tampil sebagai sebuah thriller kriminal yang cukup berani, berniat, dan menonjol karena kekuatannya yang bertumpu pada empati kemanusiaan bukan sekadar eksploitasi visual bencana. Walaupun eksekusi babak akhirnya masih kerap terganjal oleh kurangnya ketelitian naskah serta kurangnya pengembangan karakter pendukung, pesona akting memikat dari sang aktris utama mampu menyelamatkan esensi cerita hingga kredit gulung. Kisah perjuangan Sandhya menjadi sebuah pengingat yang cukup emosional di industri hiburan bahwa kegelapan sejati sering kali bukan terletak pada misteri pembunuhan itu sendiri, melainkan pada keheningan masyarakat yang memilih bungkam terhadap ketidakadilan di sekitar mereka.
Rating Akhir: 3 dari 5 bintang (โญโญโญโโ)
In โRuthless Bastards (2025),โ two ex-mobsters, who harbor deep animosity towards each other, come together for one final, perilous mission that could end with deadly consequences. Their dangerous alliance is fraught with tension and distrust as they navigate a high-stakes world filled with threats and intrigue.
Genre: Action, Crime, Thriller
Director: Bruce Fontaine
Actors: Alex Bogomolov, Alex Zahara, Andrea Stefancikova, Casper Van Dien, Hasleen Kaur, Kurt Ostlund, Parmish Verma, Sean Patrick Flanery, Sydney Scotia, Theresa Lee
Country: Canada
Company: APL Film, Pandapix Enterprise., Pandapix Pictures
Duration: 1h 30m
Release: 2025
Release Date: 2025-11-11
The Rip (2026) adalah sebuah film crime-action thriller berdurasi 112 menit yang tayang di Netflix di bawah arahan sutradara Joe Carnahan. Cerita film ini mengikuti unit narkotika kepolisian Miami-Dade yang dipimpin oleh Letnan Dane Dumars dan rekannya. Setelah kapten mereka terbunuh secara misterius, tim ini melakukan penggerebekan di sebuah rumah penyimpanan kartel narkoba dan tidak sengaja menemukan uang sitaan tunai dalam jumlah fantastis mencapai lebih dari 20 juta dolar. Penemuan harta karun tak terduga ini seketika menyulut api kecurigaan dan paranoia di antara sesama anggota polisi, merusak loyalitas mereka saat berbagai pihak luar dan kartel mulai bergerak untuk merebut kembali uang tersebut.
Daya tarik utama dari film yang diproduseri oleh Artists Equity ini terletak pada kembalinya kolaborasi apik antara dua aktor veteran Matt Damon dan Ben Affleck. Chemistry alami mereka sebagai rekan kerja yang jenuh memancarkan ritme dialog yang cepat, kasar, sekaligus dibumbui komedi gelap yang sangat menghibur [The Rip (2026) Netflix Review]. Sutradara Joe Carnahan juga sangat piawai dalam membangun tensi ketegangan psikologis di paruh awal film, mengubah ruangan sempit menjadi arena adu domba penuh paranoia yang membuat penonton ikut menebak-nebak siapa yang akan berkhianat demi uang [The Rip - Movie Review]. Kehadiran jajaran pemeran pendukung seperti Steven Yeun dan Sasha Calle turut memperkuat lapisan misteri dalam tim kepolisian yang korup ini.
The Rip berhasil menjadi sebuah sajian popcorn movie yang agresif, menegangkan, dan sangat menghibur berkat performa solid dari para jajaran aktor utamanya [The Rip | Netflix Movie Review (2026)]. Meskipun eksekusi klimaksnya terasa kurang orisinal dan terlalu patuh pada pakem film aksi arus utama, atmosfer paranoia yang dibangun sejak awal tetap mampu mengikat perhatian pembaca dari awal hingga akhir [The Rip | Netflix Movie Review (2026), The Rip (2026) Quick Review]. Film ini menjadi pengingat yang sinis bahwa ketika dihadapkan pada tumpukan uang jutaan dolar, lencana polisi sekalipun tidak cukup kuat untuk menahan godaan keserakahan manusia.
Rating Akhir: 3.5 dari 5 bintang (โญโญโญโญโ)