Phim
Hạng mục phụ
Nine-year-old Danny’s beloved family dog, Charlie, is abducted by aliens and comes back changed: he now has superpowers. As Charlie becomes a famous superhero, Danny teams up with him to face a dangerous new threat close to home. Their neighbor’s sinister cat, Puddy, has a plan to destroy humanity, and it is up to the boy and his wonderdog to stop him.
Genre: Animation, Comedy, Family
Actor: Owen Wilson, Tabitha St Germain, Sebastian Billingsley-Rodriguez
Director: Shea Wageman
Country: Canada
Quality: HD
Duration: 1h 32m
Release: 2025
IMDb: 5.2/10
Layar kaca hiburan digital menyuguhkan sebuah tayangan animasi spesial berdurasi tiga puluh menit hasil adaptasi dari novel populer tulisan Jun Esaka. Alur penceritaan episode Nami ini bergulir pada lini masa aman di antara babak Wano Country dan Egghead. Fokus utama cerita dimulai dari kemarahan Nami yang gagal mengejar kawanan perampok perhiasan akibat sepasang sepatu hak tinggi yang baru ia beli ternyata memiliki kualitas yang buruk dan membuat kakinya cedera. Berniat meminta pengembalian uang, Nami justru dipertemukan dengan desainer kepala arogan bernama Lebno Listchaque yang menawarkan kesepakatan unik, yaitu ia bersedia merancang ulang sepatu baru berkualitas premium asalkan sang navigator Topi Jerami bersedia menjadi model utama dalam panggung peragaan busana megah mereka.
Langkah berani dari sutradara Haruka Kamatani dalam mengemas proyek lepasan Toei Animation ini terbukti sukses memanjakan mata penonton lewat visual character design yang terasa sangat segar. Penonton disuguhkan proporsi tubuh Nami dan Nico Robin yang terlihat jauh lebih realistis, kasual, serta modis dibandingkan penampilan mereka dalam serial mingguan utamanya. Kehadiran aktor suara veteran Takehito Koyasu sebagai desainer Lebno dan Maaya Sakamoto sebagai perajin sepatu berbakat bernama Miucha berhasil memberikan pasokan energi dialog yang sangat hidup dan penuh warna. Puncak keseruan film televisi ini ditutup secara spektakuler lewat sekuens pencurian lampu gantung kristal yang ternyata menjadi wadah persembunyian permata Nami, menyajikan aksi kolaborasi agen rahasia yang sangat dinamis bersama Robin.
Melihat bagaimana ketulusan persahabatan Nami mampu mengangkat kembali rasa percaya diri Miucha untuk meluncurkan merek sepatunya sendiri ke publik, film spesial ini berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai hiburan yang sangat hangat. Haruka Kamatani sukses meramu esensi kemandirian wanita menjadi sebuah refleksi visual yang manis mengenai pentingnya menghargai kejujuran sebuah karya seni. Hasil akhir dari kekacauan di panggung peragaan busana ini seolah menjadi pesan yang sangat indah bagi industri animasi global bahwa kekuatan sejati dari seorang pahlawan tidak selalu diukur dari besarnya daya hancur serangan fisik, melainkan dari keberanian nurani untuk menegakkan keadilan bagi sesama perempuan yang tertindas.
Rating Akhir: 4 dari 5 bintang ⭐⭐⭐⭐⭐
In 19th-century Mexico, Frankelda is a gifted young writer whose eerie stories begin to pull her toward the hidden world of her own imagination. As she journeys into her subconscious, she comes face to face with the monsters and characters she has created. Guided by a tormented prince, Frankelda must confront the frightening power of her fiction and help restore the balance between fantasy and reality.
Genre: Animation, Family, Fantasy
Actor: Anahí Allué, Assira Abbate, Lourdes Ambriz
Director: Arturo Ambriz, Roy Ambriz, Mireya Mendoza
Country: Mexico
Quality: HD
Duration: 1h 44m
Release: 2025
IMDb: 7/10
Film animasi musikal KPop Demon Hunters (2025) produksi Sony Pictures Animation dinilai sebagai salah satu karya terbaik karena kejeniusannya memadukan gemerlap kultur idol dengan aksi fantasi urban yang segar.
Daya tarik utamanya terletak pada premis unik tentang girl group Huntrix yang menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu monster. Secara visual, film arahan Maggie Kang dan Chris Appelhans ini memukau lewat gaya mix-media yang memadukan estetika video musik modern dengan pengaruh anime klasik seperti Sailor Moon. Didukung deretan lagu orisinal berkualitas tinggi—termasuk lagu tema "Golden" yang sukses memenangkan piala Oscar dan Grammy—film ini menyajikan pengalaman audio-visual yang luar biasa megah.
Tears of the Azure Sea: Liburan Tropis Rimuru yang Berubah Menjadi Pertempuran Dahsyat Lindungi Naga
Layar lebar industri animasi Jepang kembali menyuguhkan petualangan fantasi isekai berdurasi seratus lima menit hasil arahan sutradara Yasuhito Kikuchi. Latar penceritaan film ini bergulir tepat setelah kesuksesan besar festival pembukaan negara federasi Jura Tempest. Liburan santai Rimuru Tempest bersama para pengikut intinya di sebuah pulau resor mewah milik Kaisar Langit Elmesia mendadak terusik oleh kemunculan Yura, seorang pendeta wanita dari kerajaan bawah laut bernama Kaien. Membawa seruling warisan klan yang suci, Yura memohon bantuan Rimuru untuk menghentikan konspirasi jahat kelompok permukaan pimpinan Zodon yang nekat ingin membangunkan Naga Air kuno yang sedang tertidur demi memicu kekacauan massal.
Langkah jenius dari Studio 8-Bit dalam menggarap film kedua ini terbukti sukses memanjakan mata penonton lewat kualitas animasi maritim yang luar biasa indah, bersih, dan menyegarkan. Penonton disuguhkan parade interaksi santai khas episode pantai yang sangat menghibur, lengkap dengan balutan busana musim panas yang modis dari para karakter favorit. Skenario orisinal yang ditulis langsung oleh Fuse ini juga memberikan kejutan menarik karena berani menggeser fokus narasi romansa komedi kepada karakter Gobta yang secara tidak terduga menjadi pelindung utama bagi Yura. Ketukan musik latar gubahan Hitoshi Fujima yang megah berpadu apik dengan sekuens pertempuran sihir magis di babak ketiga, berhasil memberikan gempuran adrenalin yang sangat memuaskan di dalam bioskop.
Melihat bagaimana dedikasi Rimuru dan kawan-kawan dalam menjaga perdamaian ekosistem lautan biru Kaien, Tears of the Azure Sea berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai sebuah film pelipur lara yang sangat kompeten. Yasuhito Kikuchi sukses merangkum esensi liburan tropis menjadi sebuah wahana perayaan visual yang solid bagi komunitas penggemar setianya. Hasil akhir dari pertempuran naga di dasar samudera ini seolah menjadi pengingat yang manis bahwa sebuah kekuatan besar sejati baru akan bernilai indah ketika ia digunakan untuk melindungi senyuman dan tempat tinggal orang-orang yang kita sayangi.
Rating Akhir: 3.8 dari 5 bintang ⭐⭐⭐⭐⭐
Film animasi dewasa The Witcher: Sirens of the Deep (2025) diakui sebagai salah satu adaptasi terbaik karena sukses mengembalikan atmosfer asli semesta The Witcher yang kelam, taktis, dan penuh dilema moral.
Daya tarik utamanya bersumber dari kembalinya Doug Cockle, pengisi suara ikonik Geralt of Rivia versi video game, yang memberikan sentuhan nostalgia magis bagi para penggemar lawas Netflix. Diadaptasi dari cerita pendek "A Little Sacrifice" karya Andrzej Sapkowski, plotnya berfokus pada investigasi pertikaian kuno antara manusia dan kaum duyung di kerajaan pesisir Bremervoord.
Diproduksi oleh Studio Mir, keindahan visualnya memukau lewat perpaduan mulus animasi barat dan anime Jepang, terutama dalam menyajikan detail pertarungan bawah air yang brutal serta kemunculan monster laut raksasa yang epik tanpa keterbatasan aksi live-action.
After failing to avenge her father’s murder, Princess Scarlet, wakes up in the “Land of the Dead.” In this world filled with madness, if she does not achieve her revenge against her nemesis and reach the “No End Place,” she will become “Void” and cease to exist. Can Scarlet find a way to live at the end of her endless journey?
Genre: Action, Animation, Drama, Sci-Fi & Fantasy
Director: Mamoru Hosoda
Actors: Kazuhiro Yamaji, Koji Yakusho, Kotaro Yoshida, Mana Ashida, Masachika Ichimura, Masaki Okada, Munetaka Aoki, Shota Sometani, Yuki Saito, Yutaka Matsushige
Duration: 1h 52min
Release: 2025
Release Date: 2025-11-21
<hr>
Note : <b>If the video freezes or encounters issues, you can switch the streaming server source by clicking the cloud icon in the top-right corner of the video player.</b>
With Christmas fast approaching, Lincoln finds himself in a predicament as he’s listed on Santa’s Naughty List. In an attempt to correct this, he decides to hack into the North Pole’s systems to place himself on the Nice List. However, things spiral out of control when his actions inadvertently switch the Naughty and Nice lists worldwide, causing chaos and turning the North Pole mischievous. Determined to fix his mistake, Lincoln gathers his family for a journey to the North Pole. Joining forces with Duncan, the elf responsible for initially putting him on the naughty list, Lincoln and the Louds face off against a now malevolent Santa and his crew to rescue Christmas.
Genre: Action, Adventure, Animation, Comedy, Family
Director: Darin McGowan
Actors: Brian Stepanek, Catherine Taber, Cristina Pucelli, Grey DeLisle, Jessica DiCicco, Jill Talley, Lara Jill Miller, Liliana Mumy, Nika Futterman, Sawyer Cole
Country: Canada, United States
Company: Nickelodeon Animation Studios, Nickelodeon Movies
Budget: 91,441
Duration: 1h 21min
Release: 2025
Release Date: 2025-11-21
<hr>
Note : <b>If the video freezes or encounters issues, you can switch the streaming server source by clicking the cloud icon in the top-right corner of the video player.</b>
Cosmic Princess Kaguya! merupakan sebuah film animasi fantasi musikal berdurasi 142 menit yang menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Shingo Yamashita. Kisahnya mengikuti Iroha Sakayori, seorang siswi sekolah menengah atas berusia 17 tahun di Tokyo yang memiliki kehidupan sangat sibuk. Rutinitas melelahkan Iroha mendadak jungkir balik ketika ia menemukan sesosok bayi misterius terpancar dari sebuah tiang listrik pelangi yang kemudian tumbuh sangat cepat menjadi gadis seusianya bernama Kaguya. Menyadari Kaguya adalah pelarian dari Bulan, Iroha bersedia menampungnya dan perlahan-lahan mereka mulai menjalin ikatan emosional yang erat melalui kolaborasi musik serta persaingan turnamen pembuat konten di dalam dunia realitas virtual canggih bernama Tsukuyomi.
Film bertema masa depan ini terletak pada kualitas produksi visualnya yang luar biasa megah, ekspresif, serta penuh ledakan warna yang memanjakan mata penonton. Sutradara Shingo Yamashita berhasil menginterpretasikan cerita rakyat klasik Putri Kaguya menjadi sebuah perayaan budaya otaku modern yang relevan dengan tren idola virtual dan kreator konten masa kini. Lapisan musiknya digarap dengan sangat serius lewat keterlibatan produser musik terkemuka seperti Ryo dari Supercell, menghadirkan nuansa konser elektronik modern yang sangat adiktif dan menggelegar. Selain dari sisi kemegahan konser, kekuatan utama narasi film ini justru terletak pada kedalaman kisahnya yang secara tak terduga memberikan belokan filosofis yang sangat cerdas mengenai kecerdasan buatan, teknologi masa depan, serta esensi eksistensi hubungan manusia di dunia digital.
Cosmic Princess Kaguya! sukses bertransformasi dari sekadar anime musik biasa menjadi sebuah pengalaman sinematik yang sangat unik, dramatis, dan memberikan kepuasan emosional yang mendalam di akhir cerita. Keberanian tim sutradara dalam merombak dongeng kuno menjadi sebuah fiksi ilmiah yang puitis patut mendapatkan apresiasi yang tinggi karena berhasil menyatukan elemen templat populer menjadi karya yang sangat menyegarkan. Petualangan Iroha dan Kaguya di panggung Tsukuyomi menjadi sebuah pembuktian yang indah bahwa di era digital yang semakin canggih sekalipun, ruang virtual bukan sekadar tempat pelarian melainkan jembatan nyata bagi manusia untuk saling berbagi kehangatan kasih sayang.
Rating Akhir: 4.5 dari 5 bintang (⭐⭐⭐⭐☆)
Titre original : 田舎にはこれくらいしか娯楽がない
OAV · Japon Japon · 2 (total inconnu) × 20 min
Origine : Doujinshi
Date de sortie : du 31/07/2026 au ? (À venir) · Saison : été 2026
Genres : Hentai – Mature – School Life – Érotique
Thèmes : Sexe – Virginité
Pour public averti : Oui +18 ans (contenu adulte)
Age conseillé : 18 ans et +
Studio d’animation : T-Rex
Version RAW
Synopsis :
Il s’agit d’une adaptation en anime du dounjinshi de Shayo.
Après avoir connu des difficultés à trouver un emploi, notre protagoniste a dû retourner vivre chez sa famille à la campagne. Après quelques mois, ce dernier est devenu professeur à domicile. Saya, l’une de ses élèves, est une personne raffinée et exemplaire à l’école. Mais sous cette apparence, cette d
Titre original : 田舎にはこれくらいしか娯楽がない
OAV · Japon Japon · 2 (total inconnu) × 20 min
Origine : Doujinshi
Date de sortie : du 31/07/2026 au ? (À venir) · Saison : été 2026
Genres : Hentai – Mature – School Life – Érotique
Thèmes : Sexe – Virginité
Pour public averti : Oui +18 ans (contenu adulte)
Age conseillé : 18 ans et +
Studio d’animation : T-Rex
Synopsis :
Il s’agit d’une adaptation en anime du dounjinshi de Shayo.
Après avoir connu des difficultés à trouver un emploi, notre protagoniste a dû retourner vivre chez sa famille à la campagne. Après quelques mois, ce dernier est devenu professeur à domicile. Saya, l’une de ses élèves, est une personne raffinée et exemplaire à l’école. Mais sous cette apparence, cette dernière cache une personnalité lubrique.
Information
Type: OVA
Episodes: Unknown
Status: Not yet aired
Aired: Aug 28, 2026 to ?
Producers: Pink Pineapple
Licensors: None found, add some
Studios: Seven
Source: Game
Genre: Hentai
Duration: Unknown
Rating: Rx – Hentai
Synopsis :
Amano Taichi, le personnage principal doté de l’« Essence de l’Éveil », a eu des relations sexuelles avec de nombreuses demi-humaines, ce qui a fait évoluer son pouvoir. Il a été choisi pour épouser et avoir des enfants avec les plus grandes demi-humaines : « Hathor des Vaches Divines », « Astraea du Clan des Fées » et « Aruru des Licornes Sacrées ». De plus, il semblerait que, selon une caractéristique de leur race, elles perdent tout sentiment amoureux pour quiconque autre que leur conjoint ! Naturellement, Kuon, Mai et les autres ne pouvaient rester.
Type: OVA
Episodes: Unknown
Status: Not yet aired
Aired: Aug 28, 2026 to ?
Producers: Pink Pineapple
Licensors: None found, add some
Studios: Seven
Source: Game
Genre: Hentai
Duration: Unknown
Rating: Rx – Hentai
Synopsis :
Amano Taichi, le personnage principal doté de l’« Essence de l’Éveil », a eu des relations sexuelles avec de nombreuses demi-humaines, ce qui a fait évoluer son pouvoir. Il a été choisi pour épouser et avoir des enfants avec les plus grandes demi-humaines : « Hathor des Vaches Divines », « Astraea du Clan des Fées » et « Aruru des Licornes Sacrées ». De plus, il semblerait que, selon une caractéristique de leur race, elles perdent tout sentiment amoureux pour quiconque autre que leur conjoint ! Naturellement, Kuon, Mai et les autres ne pouvaient rester.…
Type: OVA
Episodes: Unknown
Status: Not yet aired
Aired: Aug 28, 2026 to ?
Producers: Pink Pineapple
Licensors: None found, add some
Studios: Seven
Source: Game
Genre: Hentai
Duration: Unknown
Rating: Rx – Hentai
Synopsis :
Amano Taichi, le personnage principal doté de l’« Essence de l’Éveil », a eu des relations sexuelles avec de nombreuses demi-humaines, ce qui a fait évoluer son pouvoir. Il a été choisi pour épouser et avoir des enfants avec les plus grandes demi-humaines : « Hathor des Vaches Divines », « Astraea du Clan des Fées » et « Aruru des Licornes Sacrées ». De plus, il semblerait que, selon une caractéristique de leur race, elles perdent tout sentiment amoureux pour quiconque autre que leur conjoint ! Naturellement, Kuon, Mai et les autres ne pouvaient rester.…
Type: OVA
Episodes: 2
Status: Not yet aired
Aired: Aug 28, 2026
Producers: None found, add some
Licensors: None found, add some
Studios: T-Rex
Source: Manga
Genre: Hentai
Duration: Unknown
Rating: Rx – Hentai
Synopsis :
Kanojo Saimin suit l’histoire de Tenryuji Koto, une jeune fille riche et distante qui change totalement de comportement grâce à l’hypnose
Type: OVA
Episodes: 2
Status: Not yet aired
Aired: Aug 28, 2026
Producers: None found, add some
Licensors: None found, add some
Studios: T-Rex
Source: Manga
Genre: Hentai
Duration: Unknown
Rating: Rx – Hentai
Synopsis :
Kanojo Saimin suit l’histoire de Tenryuji Koto, une jeune fille riche et distante qui change totalement de comportement grâce à l’hypnose